- Solusi
- Perusahaan
- Tentang KamiCartrack menawarkan solusi intelektual yang menjamin optimasi armada dan tenaga kerja, seberapa besar ataupun kecil bisnis Anda
- Hubungan InvestorCartrack memiliki riwayat konversi dan penghasilan arus kas yang kuat, leverage keuangan rendah, dan dividen besar
- KarierPortal karier. Lihat semua lowongan kerja terkini dan kesempatan yang tersedia di Cartrack
- Informasi
- Hubungi Kami
- English
- Masuk
Diesel dan Pertamax Green 95 Melonjak, Pertamax 92 Stabil - Harga BBM Terbaru Hari Ini September 2026

Last Update - 3/9/2026

Harga bahan bakar minyak di Indonesia berbalik arah pada awal September 2026 setelah dua bulan berturut-turut menurun. Kenaikan berlangsung dua tahap. Pada 1 September, Pertamina menaikkan Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sehari berikutnya, pada 2 September, giliran Pertamax Green 95 yang ikut disesuaikan naik Rp2.550 menjadi Rp19.150 per liter.
Kenaikan terbesar dialami produk diesel non-subsidi, komponen biaya utama bagi banyak armada operasional. Pertamina Dex melonjak Rp4.050 menjadi Rp25.200 dan Dexlite naik Rp4.000 menjadi Rp23.700, keduanya kenaikan tertinggi sepanjang 2026. Pertamax Turbo (RON 98) naik Rp1.300 menjadi Rp19.600. Hanya Pertamax reguler (RON 92) yang bertahan di Rp15.950, bersama BBM subsidi Pertalite dan Biosolar. Bagi pengelola armada diesel, ini berarti lonjakan beban biaya bulanan yang signifikan hanya dalam hitungan hari.
Berikut tabel daftar harga BBM terbaru Pertamina wilayah DKI Jakarta (JABODETABEK) Terbaru 2026, lengkap dengan perubahan terbaru dari periode Agustus 2026:
| Jenis BBM | Juli 2026 | Agustus 2026 | September 2026 | Pergerakan (Agu vs Sep) |
|---|---|---|---|---|
| Pertalite (RON 90) | Rp10.000 | Rp10.000 | Rp10.000 | Rp0 |
| Solar Subsidi | Rp6.800 | Rp6.800 | Rp6.800 | Rp0 |
| Pertamax (RON 92) | Rp16.250 | Rp15.950 | Rp15.950 | Rp0 |
| Pertamax Green 95 (RON 95) | Rp17.000 | Rp16.600 | Rp19.150 | Naik Rp2.550 |
| Pertamax Turbo (RON 98) | Rp19.300 | Rp18.300 | Rp19.600 | Naik Rp1.300 |
| Dexlite (CN 51) | Rp19.700 | Rp19.700 | Rp23.700 | Naik Rp4.000 |
| Pertamina Dex (CN 53) | Rp21.150 | Rp21.150 | Rp25.200 | Naik Rp4.050 |
*Harga berlaku untuk wilayah dengan PBBKB 5% seperti DKI Jakarta. Penyesuaian dilakukan dua tahap: Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik pada 1 September 2026, sedangkan Pertamax Green 95 menyusul pada 2 September 2026. Harga Pertamax 92 dan BBM subsidi tidak berubah.
Naik turunnya harga BBM dipengaruhi pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Penyesuaiannya diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang menetapkan formula harga dasar untuk BBM umum jenis bensin dan solar.
Menurut VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, penyesuaian harga kali ini sengaja dibatasi hanya pada beberapa produk yang tidak mendapat subsidi. Pertamax 92 menjadi satu-satunya produk bensin nonsubsidi yang harganya dipertahankan, sementara Pertamax Green 95 akhirnya ikut disesuaikan sehari setelahnya.
Artikel ini membahas perbandingan harga BBM dari Pertamina, Vivo, BP, dan Shell untuk Anda yang menggunakan bahan bakar untuk kebutuhan operasional perusahaan. Dengan mengetahui perbandingan ini Anda akan lebih mudah untuk menentukan harga bensin termurah, jenis oktan tertinggi, dan membandingkan harga solar.
Perubahan Harga Solar Non-Subsidi
| Produk Diesel | Juli 2026 | Agustus 2026 | September 2026 | Pergerakan (Agu vs Sep) |
|---|---|---|---|---|
| Dexlite (CN 51) | Rp19.700 | Rp19.700 | Rp23.700 | Naik Rp4.000 |
| Pertamina Dex (CN 53) | Rp21.150 | Rp21.150 | Rp25.200 | Naik Rp4.050 |
| Shell V-Power Diesel | Rp21.340 | Rp21.910 | Rp25.420 | Naik Rp3.510 |
| BP Ultimate Diesel | Rp21.340 | Rp21.910 | Rp25.420 | Naik Rp3.510 |
| Primus Plus (Vivo) | Rp21.340 | Rp21.910 | Rp25.420 | Naik Rp3.510 |
| Biosolar Subsidi | Rp6.800 | Rp6.800 | Rp6.800 | Tetap |
Seluruh diesel non-subsidi di SPBU swasta kini berada di harga yang sama, yaitu Rp25.420 per liter. Pertamina Dex menjadi sedikit lebih murah di Rp25.200, sedangkan Dexlite tetap menjadi pilihan diesel non-subsidi termurah di Rp23.700.
-
Harga Solar Fluktuatif, Berapa Perubahan Biaya Armada/Operasional Bulan Ini?
Kenaikan Rp4.000 per liter terlihat kecil di papan SPBU, tapi berubah jadi angka besar kalau dikalikan dengan konsumsi armada. Armada 20 unit, konsumsi 9.750 liter per bulan, kenaikan Dexlite saja menambah beban Rp39 juta per bulan atau hampir Rp468 juta per tahun, tanpa menambah jarak tempuh. Di situasi ini, satu-satunya variabel yang masih bisa armada kendalikan adalah seberapa efisien setiap liter terpakai.
Asumsi: armada 20 unit, 150 km/hari, 26 hari operasional, konsumsi 8 km/liter (9.750 liter per bulan), harga Dexlite Rp23.700.
| Skenario | Biaya Bulanan | Selisih |
|---|---|---|
| Biaya Agustus (Dexlite Rp19.700) | Rp192.075.000 | — |
| Biaya September tanpa monitoring | Rp231.075.000 | Beban naik Rp39.000.000/bulan |
| Konsumsi turun 5% via monitoring | Rp219.521.250 | Hemat Rp11.553.750/bulan |
| Konsumsi turun 10% via monitoring* | Rp207.967.500 | Hemat Rp23.107.500/bulan |
*Jika monitoring menggunakan fleet management Cartrack
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 2026
Harga bensin terbaru untuk jenis Pertamax dan Pertamax Green dari SPBU Pertamina berbeda untuk masing-masing wilayah di Indonesia. Pada penyesuaian September 2026, harga Pertamax 92 tidak berubah, sedangkan Pertamax Green 95 naik menjadi Rp19.150 per liter di wilayah yang tersedia..
| Wilayah | Pertamax (RON 92) | Pertamax Green 95 (RON 95) |
|---|---|---|
| Prov. Aceh | Rp16.300 | - |
| FTZ Sabang | Rp14.950 | - |
| Prov. Sumatera Utara | Rp16.300 | - |
| Prov. Sumatera Barat | Rp16.650 | - |
| Prov. Riau | Rp16.650 | - |
| Prov. Kepulauan Riau | Rp16.650 | - |
| FTZ Batam | Rp15.150 | - |
| Prov. Jambi | Rp16.300 | - |
| Prov. Bengkulu | Rp16.300 | - |
| Prov. Sumatera Selatan | Rp16.300 | - |
| Prov. Bangka-Belitung | Rp16.300 | - |
| Prov. Lampung | Rp16.300 | - |
| Prov. DKI Jakarta | Rp15.950 | Rp19.150 |
| Prov. Banten | Rp15.950 | Rp19.150 |
| Prov. Jawa Barat | Rp15.950 | Rp19.150 |
| Prov. Jawa Tengah | Rp15.950 | Rp19.150 |
| Prov. DI Yogyakarta | Rp15.950 | Rp19.150 |
| Prov. Jawa Timur | Rp15.950 | Rp19.150 |
| Prov. Bali | Rp15.950 | - |
| Prov. Nusa Tenggara Barat | Rp15.950 | - |
| Prov. Nusa Tenggara Timur | Rp15.950 | - |
| Prov. Kalimantan Barat | Rp16.300 | - |
| Prov. Kalimantan Tengah | Rp16.300 | - |
| Prov. Kalimantan Selatan | Rp16.650 | - |
| Prov. Kalimantan Timur | Rp16.300 | - |
| Prov. Kalimantan Utara | Rp16.650 | - |
| Prov. Sulawesi Utara | Rp16.300 | - |
| Prov. Gorontalo | Rp16.300 | - |
| Prov. Sulawesi Tengah | Rp16.300 | - |
| Prov. Sulawesi Tenggara | Rp16.300 | - |
| Prov. Sulawesi Selatan | Rp16.300 | - |
| Prov. Sulawesi Barat | Rp16.300 | - |
| Prov. Maluku | Rp16.300 | - |
| Prov. Maluku Utara | Rp16.300 | - |
| Prov. Papua | Rp16.300 | - |
| Prov. Papua Barat | Rp16.300 | - |
| Prov. Papua Selatan | Rp16.300 | - |
| Prov. Papua Pegunungan | Rp16.300 | - |
| Prov. Papua Tengah | Rp16.300 | - |
| Prov. Papua Barat Daya | Rp16.300 | - |
*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu
*Pertamina mengarahkan masyarakat cek harga terkini via aplikasi MyPertamina karena berbeda antarwilayah
Daftar Harga BBM Vivo Terbaru 2026
Vivo mempertahankan harga bensin pada September 2026, namun menaikkan harga diesel mengikuti pola SPBU swasta lainnya.
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Revvo 92 (RON 92) | Rp16.130 |
| Revvo 95 (RON 95) | Rp16.760 |
| Primus Plus (Diesel) | Rp25.420 |
*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu
Daftar Harga BBM BP Terbaru 2026
BP-AKR menaikkan harga BP Ultimate sebesar Rp2.570 menjadi Rp19.330 per liter pada 2 September 2026, sementara BP 92 tidak berubah. Harga diesel BP juga ikut naik.
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| BP 92 (RON 92) | Rp16.130 |
| BP Ultimate (RON 95) | Rp19.330 |
| BP Ultimate Diesel | Rp25.420 |
*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu
Daftar Harga BBM Shell Terbaru 2026
Hingga artikel ini diterbitkan, BBM yang tersedia di Shell hanya jenis Shell V-Power Diesel, sementara jenis lainnya masih belum tersedia.
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Shell Super (RON 92) | Belum Tersedia |
| Shell V-Power (RON 95) | Tidak tersedia |
| Shell V-Power Diesel | Rp25.420 |
*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo
Bagi Anda yang menggunakan bahan bakar untuk kebutuhan operasional perusahaan, berikut adalah perbandingan penggunaan BBM dari Pertamina, Vivo, BP, dan Shell. Perbandingan ini akan memudahkan Anda untuk menentukan harga bensin termurah, jenis oktan tertinggi, hingga membandingkan harga solar.
BBM Termurah untuk Kendaraan Operasional
Berikut adalah perbandingan BBM termurah untuk kendaraan operasional perusahaan atau bisnis yang menggunakan jenis kendaraan yang sama dengan kendaraan pribadi.
| Kategori BBM | Pertamina | VIVO | BP | Shell | SPBU Termurah |
|---|---|---|---|---|---|
| RON 90 (Pertalite / sederajat) | Rp10.000 | - | - | - | Pertamina (Pertalite) |
| RON 92 (Pertamax / sederajat) | Rp15.950 | Rp16.130 | Rp16.130 | Tidak tersedia | Pertamina (Pertamax) |
| RON 95 (Pertamax Green / sederajat) | Rp19.150 | Rp16.760 | Rp19.330 | Tidak tersedia | VIVO (Revvo 95) |
*Harga bisa saja berubah sewaktu-waktu
BBM dengan Oktan Tertinggi
Angka oktan kendaraan memiliki pengaruh terhadap efisiensi bahan bakar maupun performa kendaraan. Berikut adalah harga jenis-jenis bensin berdasarkan tingkat oktan yang tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis kendaraan operasional Anda.
| Kualitas Oktan | Operator SPBU | Nama Produk | Harga / Liter |
|---|---|---|---|
| RON 90 | Pertamina | Pertalite | Rp10.000 |
| RON 92 | Pertamina | Pertamax | Rp15.950 |
| VIVO | Revvo 92 | Rp16.130 | |
| BP | BP 92 | Rp16.130 | |
| RON 95 | Pertamina | Pertamax Green 95 | Rp19.150 |
| VIVO | Revvo 95 | Rp16.760 | |
| BP | BP Ultimate | Rp19.330 | |
| RON 98 | Pertamina | Pertamax Turbo | Rp19.600 |
*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu
Perbandingan Harga Solar/Diesel
Berikut adalah daftar harga bbm terbaru untuk kendaraan diesel dari berbagai SPBU di Indonesia.
| Kualitas Diesel | Operator SPBU | Nama Produk | Harga / Liter |
|---|---|---|---|
| CN 48 | Pertamina | Biosolar (Subsidi) | Rp6.800 |
| CN 51 | Pertamina | Dexlite | Rp23.700 |
| CN 53 | Pertamina | Pertamina Dex | Rp25.200 |
| Shell | Shell V-Power Diesel | Rp25.420 | |
| VIVO | Primus Plus (Diesel Primus) | Rp25.420 | |
| BP | BP Ultimate Diesel | Rp25.420 |
*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu
Simulasi Biaya Solar Armada Operasional Perusahaan dengan Harga Terbaru Saat Ini
Perubahan harga solar pada September terlihat besar pada tabel, tapi dampaknya ke biaya operasional bulanan baru terasa ketika dihitung dalam skala armada. Berikut dua simulasi berdasarkan harga yang berlaku saat ini.
-
Simulasi Berdasarkan Jenis Solar
Asumsi: 20 unit, 150 km/hari, 26 hari operasional, konsumsi 8 km/liter
Total jarak bulanan: 78.000 km → kebutuhan solar: 9.750 liter/bulan
| Jenis Solar | Harga/Liter | Biaya Bulanan (9.750 L) | Biaya Tahunan | Selisih vs Biosolar |
|---|---|---|---|---|
| Biosolar Subsidi (CN 48) | Rp6.800 | Rp66.300.000 | Rp795.600.000 | - |
| Dexlite (CN 51) | Rp23.700 | Rp231.075.000 | Rp2.772.900.000 | +Rp164.775.000 |
| Pertamina Dex (CN 53) | Rp25.200 | Rp245.700.000 | Rp2.948.400.000 | +Rp179.400.000 |
| Shell V-Power Diesel | Rp25.420 | Rp247.845.000 | Rp2.974.140.000 | +Rp181.545.000 |
*Simulasi biaya bahan bakar bulanan armada 20 unit berdasarkan harga solar September 2026.
*Biosolar dicantumkan sebagai pembanding harga, bukan rekomendasi operasional. Kendaraan operasional perusahaan umumnya tidak memenuhi kriteria penerima BBM subsidi.
-
Simulasi Berdasarkan Jenis Kendaraan
Asumsi: 150 km/hari, 26 hari operasional (3.900 km per bulan per unit).
| Jenis Kendaraan | Konsumsi | Kebutuhan Solar/Bulan | Biosolar (Rp6.800) | Dexlite (Rp23.700) | Pertamina Dex (Rp25.200) |
|---|---|---|---|---|---|
| Pickup (Grand Max, Hilux S-Cab) | 12 km/L | 325 L | Rp2.210.000 | Rp7.702.500 | Rp8.190.000 |
| Minibus operasional (Hiace) | 10 km/L | 390 L | Rp2.652.000 | Rp9.243.000 | Rp9.828.000 |
| Light truck (Elf, Traga) | 8 km/L | 488 L | Rp3.318.400 | Rp11.565.600 | Rp12.297.600 |
| Medium truck (Colt Diesel FE) | 6 km/L | 650 L | Rp4.420.000 | Rp15.405.000 | Rp16.380.000 |
| Truk besar (Fuso Fighter) | 4 km/L | 975 L | Rp6.630.000 | Rp23.107.500 | Rp24.570.000 |
*Biosolar dicantumkan sebagai pembanding harga, bukan rekomendasi operasional. Kendaraan operasional perusahaan umumnya tidak memenuhi kriteria penerima BBM subsidi.
Biaya Isi Bensin Penuh (Full Tank) dengan Harga Pertamax Saat Ini

Berikut estimasi biaya isi full tank berdasarkan harga Pertamax Rp15.950 per liter di wilayah Jabodetabek maupun Jawa. Karena harga Pertamax tidak berubah pada penyesuaian September, estimasi biaya berikut masih sama seperti bulan lalu. Beberapa jenis kendaraan yang disebutkan di bawah juga umum digunakan sebagai kendaraan operasional perusahaan.
Biaya Full Tank Pertamax pada Kendaraan Roda Empat
| Model Kendaraan | Kapasitas Tangki | Biaya Full Tank (Rp15.950/L) |
|---|---|---|
| Nissan Serena | 60 L | Rp957.000 |
| Toyota Innova | 55 L | Rp877.250 |
| Mitsubishi Xpander | 45 L | Rp717.750 |
| Toyota Rush / Daihatsu Terios | 45 L | Rp717.750 |
| Suzuki Ertiga | 45 L | Rp717.750 |
| Suzuki XL7 | 45 L | Rp717.750 |
| Nissan Grand Livina | 45 L | Rp717.750 |
| Toyota Avanza / Daihatsu Xenia | 43 L | Rp685.850 |
| Honda Jazz | 42 L | Rp669.900 |
| Toyota Yaris | 42 L | Rp669.900 |
| Wuling Confero | 42 L | Rp669.900 |
| Honda Mobilio | 42 L | Rp669.900 |
| Hyundai Stargazer | 40 L | Rp638.000 |
| Honda HR-V | 40 L | Rp638.000 |
| Toyota Calya / Daihatsu Sigra | 36 L | Rp574.200 |
| Honda Brio | 35 L | Rp558.250 |
| Toyota Agya / Daihatsu Ayla | 33 L | Rp526.350 |
Biaya Full Tank Pertamax pada Kendaraan Roda Dua
| Model Kendaraan | Kapasitas Tangki | Biaya Full Tank (Rp15.950/L) |
|---|---|---|
| Kawasaki Ninja 250 | 14 L | Rp223.300 |
| Yamaha Vixion | 12 L | Rp191.400 |
| Honda PCX 160 | 8,1 L | Rp129.195 |
| Vespa Sprint 150 | 8 L | Rp127.600 |
| Yamaha NMAX 155 | 7,1 L | Rp113.245 |
| Honda Vario 125 | 5,5 L | Rp87.725 |
| Yamaha Aerox 155 | 5,5 L | Rp87.725 |
| Yamaha Fazzio | 5,1 L | Rp81.345 |
| Honda BeAT | 4,2 L | Rp66.990 |
| Honda Scoopy | 4,2 L | Rp66.990 |
| Honda Genio | 4,2 L | Rp66.990 |
| Yamaha Mio | 4,2 L | Rp66.990 |
| Honda Supra X 125 | 4 L | Rp63.800 |
Dampak Perubahan Harga BBM terhadap Biaya Operasional Perusahaan
Perubahan harga BBM akan sangat berpengaruh pada beberapa industri yang menggunakan armada kendaraan dalam operasionalnya, seperti:
-
Pengiriman last-mile yang menggunakan kendaraan sepeda motor atau mobil van
-
Perusahaan yang menyediakan kendaraan operasional untuk sales dengan mobilitas tinggi
-
Jasa layanan lapangan (servis AC, instalasi dan perbaikan internet, home cleaning, dan sebagainya)
Lalu apa saja dampak perubahan harga bahan bakar minyak di indonesia untuk bisnis tersebut? Berikut penjelasannya
1. Pembengkakan Biaya Armada
Kendaraan perusahaan seperti mobil dinas direksi, kendaraan operasional sales, hingga van/truk pengiriman akan mengalami lonjakan pengeluaran BBM. Misalnya satu light truck dengan konsumsi sekitar 488 liter per bulan, tagihan solarnya naik dari Rp9.613.600 pada Agustus menjadi Rp11.565.600 di September. Tambahan hampir Rp2 juta ini hanya berlaku untuk satu unit, tanpa ada penambahan jarak tempuh sama sekali.Angka ini akan semakin signifikan jika dikalikan dengan jumlah hari kerja dan jumlah armada yang beroperasi setiap harinya.
2. Lonjakan Biaya Tunjangan dan Reimbursement
Lonjakan biaya juga akan terjadi jika perusahaan Anda menyediakan fasilitas berupa tunjangan transportasi atau fasilitas reimbursement bahan bakar. Sementara jika perusahaan memutuskan untuk tidak menaikkan tunjangan atau membatasi reimbursement, hal ini juga dapat memengaruhi produktivitas dan motivasi tim lapangan.
3.Perubahan Drastis Tarif Dari Vendor Logistik
Meskipun perusahaan Anda tidak memiliki armada logistik, dampaknya akan tetap dirasakan jika Anda menggunakan jasa pengiriman pihak ketiga. Dengan berubahnya harga BBM, pihak logistik akan sangat mungkin untuk memberlakukan fuel surcharge sehingga perusahaan Anda akan tetap terkena dampaknya.
4. Biaya Pengadaan Barang (Procurement) Meningkat
Efek lainnya yang juga akan terasa adalah dalam proses pengadaan barang untuk kebutuhan perusahaan. Vendor perusahaan seperti penyedia bahan baku, ATK, hingga maintenance akan menaikkan biaya produk atau jasa mereka. Oleh karena itu, perusahaan juga berpotensi mengalami peningkatan pengeluaran dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.
5. Penurunan Margin Keuntungan
Dampak selanjutnya adalah dilema yang mungkin dihadapi perusahaan karena meningkatnya biaya operasional. Perusahaan akan dihadapkan dengan pilihan untuk mengurangi margin keuntungan atau meningkatkan harga penjualan yang tentunya membawa risiko kehilangan pelanggan.
Tingkatkan Efisiensi BBM dengan Fuel Monitoring dari Cartrack
Di tengah berubahnya harga bahan bakar minyak, menerapkan pemantauan penggunaannya adalah cara terbaik agar efisiensi tetap tercapai. Salah satu teknologi yang bisa Anda manfaatkan adalah sistem Fuel Monitoring dari Cartrack.
Dilengkapi dengan sensor bahan bakar, GPS tracker, serta sistem manajemen biaya Mi-Fleet, Anda akan memiliki data akurat mengenai penggunaan BBM armada. Anda juga bisa mendapatkan pemberitahuan jika ada potensi penipuan atau pencurian bahan bakar.
Diskusikan strategi pengelolaan armada operasional Anda dengan Cartrack sekarang, Hubungi kami dan dapatkan insight hingga penawaran menarik dari tim fleet expertise dan wujudkan perjalanan dan trip yang lebih tenang dengan isi form di samping atau klik tombol Whatsapp.
Pertanyaan Seputar Harga BBM (FAQ)
Pertamax 1 liter berapa?
Harga 1 liter Pertamax (RON 92) di wilayah Jabodetabek adalah Rp15.950 per liter per September 2026, tidak berubah dari harga Agustus. Di provinsi dengan tarif PBBKB lebih tinggi seperti Sumatera Barat dan Riau, Pertamax dapat mencapai Rp16.650 per liter.
Kenapa harga solar naik pada September 2026?
Kenaikan harga solar nonsubsidi pada 1 September 2026 merupakan penyesuaian terbesar sepanjang tahun ini. Dexlite naik Rp4.000 menjadi Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex naik Rp4.050 menjadi Rp25.200 per liter. Pertamina menyatakan penyesuaian mengacu pada formula pemerintah dengan mempertimbangkan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta daya beli masyarakat. Penyesuaian sengaja dibatasi pada sebagian produk saja, sehingga Pertamax 92 tetap dipertahankan di Rp15.950 per liter. Bagi perusahaan dengan armada berbahan bakar solar, kenaikan ini berdampak langsung pada biaya operasional bulanan.
Berapa harga BBM per hari ini?
Per hari ini (September 2026), harga BBM Pertamina di wilayah Jabodetabek adalah: Pertalite Rp10.000/liter, Pertamax Rp15.950/liter, Pertamax Green 95 Rp19.150/liter, Pertamax Turbo Rp19.600/liter, Biosolar Rp6.800/liter, Dexlite Rp23.700/liter, dan Pertamina Dex Rp25.200/liter. Harga BBM nonsubsidi disesuaikan Pertamina setiap tanggal 1 dan dapat berbeda antarprovinsi mengikuti tarif PBBKB masing-masing daerah.
Apakah harga BBM naik di September 2026?
Ya. Kenaikan berlangsung dua tahap. Pada 1 September 2026, tiga jenis BBM nonsubsidi naik: Pertamina Dex naik Rp4.050 (menjadi Rp25.200), Dexlite naik Rp4.000 (menjadi Rp23.700), dan Pertamax Turbo naik Rp1.300 (menjadi Rp19.600). Sehari kemudian, pada 2 September 2026, Pertamax Green 95 ikut naik Rp2.550 menjadi Rp19.150 per liter. Hanya Pertamax reguler yang tidak berubah di Rp15.950, bersama BBM subsidi Pertalite dan Biosolar.
Apakah harga Pertalite naik?
Tidak. Harga Pertalite (RON 90) tetap Rp10.000 per liter dan tidak mengalami perubahan pada penyesuaian Agustus maupun September 2026. Sebagai BBM subsidi, harga Pertalite ditetapkan pemerintah dan cenderung stabil, berbeda dengan BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo dan Dexlite yang dievaluasi berkala mengikuti harga minyak dunia. Pemerintah melalui Menteri ESDM juga telah memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak naik hingga akhir 2026, sehingga memberi kepastian biaya bagi rumah tangga maupun operasional bisnis.
Berapa persen kenaikan bensin Pertamax?
Harga Pertamax (RON 92) sempat naik sekitar 32% pada 10 Juni 2026, dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Setelah itu harganya turun Rp300 menjadi Rp15.950 pada 1 Agustus 2026, atau setara penurunan 1,85%. Pada penyesuaian 1 September 2026, harga Pertamax tidak mengalami perubahan dan tetap Rp15.950 per liter di wilayah Jabodetabek. Kenaikan September justru terjadi pada Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Bagaimana cara berhemat ketika harga BBM naik?
- jaga tekanan ban sesuai standar agar konsumsi bahan bakar lebih efisien
- hindari akselerasi mendadak dan jaga kecepatan konstan
- kurangi beban berlebih di kendaraan
- rutin servis mesin dan ganti filter udara
- rencanakan rute untuk menghindari kemacetan
Bagi pengelola armada, pemborosan BBM sering kali tidak diketahui. Rute yang tidak efisien, idle time berlebih, hingga penyalahgunaan bahan bakar bisa menambah beban biaya operasional setiap bulan. Sistem GPS tracking dan manajemen armada membantu memantau konsumsi BBM secara real-time sehingga penghematan dapat terukur.
Kenapa harga BBM nonsubsidi bisa berubah setiap bulan?
Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Series dan Dexlite dievaluasi secara berkala mengikuti mekanisme Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Dua faktor utama yang memengaruhi adalah pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ketika harga minyak global melandai, harga BBM nonsubsidi cenderung terkoreksi turun, dan sebaliknya akan naik saat harga minyak menguat. Karena itu, penyesuaian umumnya diumumkan setiap tanggal 1 dan besarannya bisa berbeda antarprovinsi mengikuti tarif PBBKB masing-masing daerah. Bagi pengelola armada, fluktuasi bulanan ini membuat biaya bahan bakar sulit diprediksi jika hanya mengandalkan laporan manual, sehingga pemantauan konsumsi secara real-time menjadi penting agar anggaran tetap terkendali.



Pilih Negara